Sakit gigi akibat gigi berlubang bisa menjadi pengalaman yang sangat mengganggu. Meskipun demikian, banyak orang cenderung enggan pergi ke dokter gigi begitu rasa sakitnya mereda. Padahal, penundaan penanganan pada gigi berlubang dapat memperparah kondisi dan berujung pada sakit gigi yang tidak kunjung sembuh.

Mengapa Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Sakit yang Berkepanjangan?

Walaupun beberapa gejala sakit gigi dapat mereda sementara dengan mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, namun seringkali rasa sakit hanya bersifat sementara dan bisa muncul kembali kapan saja. Hal ini disebabkan oleh tidak diatasi secara menyeluruhnya kondisi mendasar yang menyebabkan sakit gigi.

1. Kerusakan Sudah Sampai ke Dentin

Proses kerusakan pada gigi biasanya dimulai dari pengikisan lapisan luar yang disebut enamel. Ketika enamel mengalami penipisan, gigi menjadi lebih sensitif. Jika kerusakan ini tidak segera ditangani, dapat menyebar ke bagian dalam gigi yang disebut dentin.

Ketika dentin mengalami keropos atau berlubang, sakit gigi dapat berlangsung terus-menerus. Ini terjadi karena lapisan dentin mengandung saluran yang menuju ke saraf gigi, membuatnya sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan sentuhan dari sisa makanan di dalam lubang gigi. Semakin dalam kerusakan gigi, semakin parah pula rasa sakitnya.

2. Abses Gigi

Jika lubang gigi yang mencapai dentin tidak diobati, kerusakan dapat meluas hingga ke akar gigi dan merusak saraf. Pada tahap ini, biasanya terbentuk abses di ujung akar gigi. Abses adalah kantong nanah yang muncul akibat infeksi bakteri.

Abses gigi dapat menyebabkan nyeri luar biasa, bahkan pembengkakan di area pipi. Rasa sakit yang disebabkan oleh abses jarang sembuh tanpa perawatan dokter gigi.

Cara Mengobati Sakit Gigi yang Tak Kunjung Sembuh

Tidak ada yang ingin merasakan sakit gigi, apalagi jika itu berlangsung terus menerus. Jika Anda mengalami kondisi ini, segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut beberapa metode yang mungkin direkomendasikan oleh dokter gigi:

1. Tambalan Gigi

Jika lubang pada gigi masih kecil atau hanya sebagian kecil gigi yang terkena, dokter gigi dapat melakukan penambalan untuk menutup sumber infeksi. Ini membantu meredakan rasa sakit dan melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut. Proses ini melibatkan pembersihan area gigi yang berlubang untuk menghilangkan bakteri berbahaya, kemudian menutupnya dengan bahan khusus agar bentuk gigi dapat dipulihkan.

2. Perawatan Saluran Akar

Jika kerusakan pada gigi cukup parah dan bakteri telah menginfeksi pulpa gigi, namun gigi masih dapat dipertahankan, perawatan saluran akar mungkin diperlukan. Prosedur ini juga sering menjadi pilihan utama untuk mengobati abses gigi.

Dalam perawatan saluran akar, dokter gigi akan menghilangkan jaringan saraf dan pembuluh darah yang meradang dari dalam gigi, lalu mengisi rongga yang dihasilkan dengan bahan yang mencegah kembalinya infeksi. Ini adalah cara mengobati sakit gigi yang tak kunjung sembuh sekaligus mempertahankan gigi agar dapat digunakan lebih lama.

3. Minum Obat Pereda Nyeri dan Antibiotik

Obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu meredakan rasa sakit sementara sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut dari dokter gigi. Jika gigi sudah berlubang atau terinfeksi, dokter gigi mungkin meresepkan obat pereda nyeri dan antibiotik untuk mengatasi sisa bakteri yang menyebabkan infeksi.

Jika Anda datang ke dokter gigi dalam kondisi gigi yang parah, seperti pembengkakan pada gusi atau pipi, dokter mungkin akan memberikan resep obat terlebih dahulu dan menentukan jadwal perawatan lebih lanjut setelah infeksi mereda.

4. Pencabutan Gigi

Jika gigi berlubang tidak kunjung sembuh dan kondisinya sangat parah, pencabutan gigi mungkin menjadi pilihan terakhir. Prosedur ini dilakukan jika mahkota gigi sudah rapuh dan akar gigi tidak lagi kuat.

Kesimpulan

Untuk menghindari sakit gigi yang berkepanjangan, segera periksakan diri ke dokter gigi jika rasa sakit tetap berlanjut setelah dua hari, atau jika ada tanda pembengkakan di rahang dan pipi. Dokter gigi akan memberikan penanganan yang sesuai, membantu meringankan rasa sakit, dan mencegah kondisi gigi berlubang dari memburuk lebih lanjut. Ingatlah, deteksi dini dan perawatan yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan gigi Anda.