shopee banner

Jika Anda membutuhkan perawatan gigi, BPJS Kesehatan dapat menjadi solusi yang terjangkau. Namun, perlu dicatat bahwa perawatan gigi yang ditanggung BPJS Kesehatan harus sesuai dengan kebutuhan medis dan bukan untuk tujuan estetika. Berikut adalah layanan perawatan gigi yang dapat diakses melalui BPJS Kesehatan:

1. Administrasi Pelayanan

  • Biaya Pendaftaran: Administrasi pelayanan melibatkan biaya pendaftaran peserta untuk berobat dan biaya administrasi lain selama proses perawatan. Ini termasuk biaya untuk surat rujukan ke faskes lanjutan jika diperlukan.

2. Pemeriksaan, Pengobatan, dan Konsultasi

  • Pemeriksaan Gigi: Peserta BPJS Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan gigi sesuai indikasi medis di faskes tingkat pertama atau tingkat lanjutan jika diperlukan.
  • Konsultasi Medis: Konsultasi medis dengan dokter gigi juga termasuk dalam layanan yang ditanggung BPJS Kesehatan.

3. Premedikasi

  • Pemberian Obat Sebelum Proses Gigi: Premedikasi, yaitu pemberian obat analgetik dan antibiotik sebelum prosedur gigi, termasuk dalam layanan yang dijamin. Ini umumnya dilakukan sebelum pembersihan gigi, pencabutan gigi, atau perawatan saluran akar.

4. Kegawatdaruratan Oro-Dental

  • Perawatan Kondisi Serius Gigi, Gusi, dan Rahang: Layanan kegawatdaruratan orodental mencakup kondisi serius pada gigi, gusi, dan rahang yang memerlukan perawatan segera untuk mencegah kerusakan permanen.

5. Pencabutan Gigi

  • Pencabutan Gigi Sulung dan Gigi Permanen Tanpa Penyulit: Peserta BPJS Kesehatan dapat melakukan pencabutan gigi sulung atau gigi permanen tanpa faktor penyulit seperti hipersementosis, akar bengkok, atau penyakit sistemik yang menyertai.

6. Obat Pasca Ekstraksi

  • Obat Pasca Ekstraksi Gigi: Setelah pencabutan gigi, penggunaan obat pasca ekstraksi seperti antibiotik dan obat pereda nyeri dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

7. Perawatan Scaling Gigi

  • Scaling Gigi: Layanan perawatan scaling gigi, yang mencakup pembersihan plak dan karang gigi, juga dapat diakses melalui BPJS Kesehatan. Namun, prosedur ini hanya bisa dilakukan sekali dalam setahun berdasarkan indikasi medis.

8. Tambal Gigi (Tumpatan Komposit atau GIC)

  • Tambal Gigi dengan Bahan Komposit atau GIC: Peserta BPJS Kesehatan dapat melakukan tambal gigi dengan bahan komposit atau GIC (Glass Ionomer Cement) di faskes tingkat pertama atau tingkat lanjutan jika diperlukan.

9. Subsidi untuk Pemasangan Gigi Palsu

  • Pemasangan Gigi Palsu: BPJS Kesehatan memberikan subsidi untuk pemasangan gigi palsu. Ada batasan jumlah penggantian biaya, dan prosedurnya dapat dilakukan di faskes tingkat pertama atau tingkat lanjutan.

Prosedur Pendaftaran dan Pelayanan

  1. Pendaftaran Peserta BPJS Kesehatan:
    • Setelah mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda dapat melakukan pendaftaran di faskes tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik.
  2. Proses Pelayanan:
    • Saat akan menerima pelayanan, tunjukkan kartu BPJS Kesehatan untuk administrasi. Faskes akan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan medis pasien.
  3. Pelayanan Lanjutan:
    • Jika diperlukan perawatan lanjutan di faskes tingkat lanjutan (Faskes 2), faskes tingkat pertama akan memberikan surat rujukan.
  4. Subsidi Pemasangan Gigi Palsu:
    • Untuk pemasangan gigi palsu, BPJS Kesehatan memberikan subsidi dengan batasan tertentu, dan prosedurnya dapat dilakukan di faskes tingkat pertama atau tingkat lanjutan.

Pastikan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan dan berkomunikasi dengan dokter gigi yang merawat untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci tentang pelayanan yang diberikan.