Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I memegang peranan penting sebagai tempat pelayanan pertama bagi anggota BPJS Kesehatan. Untuk memaksimalkan manfaat layanan kesehatan gratis, terdapat prosedur pindah faskes yang perlu diketahui bagi mereka yang mengalami perubahan domisili secara permanen. Artikel ini akan membahas syarat, cara, dan alasan pindah faskes BPJS Kesehatan secara lengkap dan jelas.

Syarat Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Untuk dapat memindahkan faskes BPJS Kesehatan, syarat utama yang harus dipenuhi adalah menjadi anggota aktif selama minimal tiga bulan. Meskipun demikian, ada pengecualian untuk peserta yang pindah domisili dengan menyertakan surat keterangan domisili atau peserta dalam penugasan dinas atau pelatihan dengan melampirkan surat keterangan.

Dokumen yang perlu disiapkan untuk pindah faskes meliputi:

  1. KTP yang masih berlaku.
  2. Kartu peserta BPJS Kesehatan.
  3. Kartu Keluarga.
  4. Bukti pembayaran hingga bulan pelaporan jika ingin pindah kelas.
  5. Daftar kolektif gaji bagi PNS, TNI, POLRI, serta Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).
  6. Fotokopi buku rekening jika ada rencana pindah dari kelas 3 menjadi kelas 1 atau 2.

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Secara Online

Aplikasi Mobile JKN

Pilihan pertama adalah melalui aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh secara gratis di Google Play atau Apple App Store. Setelah login, pilih “Ubah Data Peserta,” lalu pilih fasilitas kesehatan tingkat 1 yang ingin diubah. Konfirmasi bahwa data telah berhasil diubah akan muncul.

BPJS Kesehatan Care Centre

Anda juga dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Centre melalui nomor telepon 1500400 untuk menyampaikan perubahan data tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Layanan Pandawa

Pandawa merupakan layanan administrasi melalui pesan WhatsApp. Kirim pesan ke Chat Assistant JKN (Chika) di nomor 08118750400, pilih jenis layanan Pandawa, dan ikuti langkah-langkah yang ditunjukkan oleh Chika.

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Secara Offline

Selain secara online, pindah faskes juga dapat dilakukan secara offline dengan mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan, Mobile Customer Service (MCS), atau Mall Pelayanan Publik terdekat. Pastikan membawa semua dokumen yang diperlukan.

Kantor Cabang BPJS Kesehatan

Berkunjung ke kantor cabang, ambil nomor antrian di loket perubahan data, isi formulir daftar isian peserta, dan tunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.

Mobile Customer Service (MCS)

MCS menyediakan layanan serupa di lokasi dan waktu yang telah ditentukan. Peserta cukup mengisi formulir isian data peserta, menunggu antrian, dan mendapatkan pelayanan.

Mall Pelayanan Publik

Prosedur di Mall Pelayanan Publik mirip dengan di kantor cabang dan MCS. Peserta mengisi formulir isian data peserta dengan teliti.

Alasan Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Pemilihan Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang sesuai dengan kebutuhan menjadi penting bagi peserta BPJS Kesehatan. Beberapa alasan umum yang mendorong peserta untuk pindah faskes meliputi:

1. Tidak Sesuai dengan Ekspektasi

Peserta mungkin merasa bahwa faskes yang awalnya dipilih tidak sesuai dengan harapan atau tidak menyediakan fasilitas yang diinginkan.

2. Pelayanan yang Kurang Memuaskan

Ketidakpuasan terhadap pelayanan di faskes sebelumnya bisa menjadi dorongan untuk mencari alternatif yang menawarkan layanan yang lebih memuaskan.

3. Jarak Faskes Terlalu Jauh

Ketika faskes terpilih memiliki jarak yang terlalu jauh dari domisili peserta, ada keinginan untuk mencari faskes yang lebih dekat demi kenyamanan dan efisiensi.

4. Perubahan Domisili atau Kondisi Lain

Perubahan tempat tinggal atau kondisi lainnya, seperti tugas dinas atau pelatihan, bisa menjadi alasan kuat untuk pindah faskes.

Proses Setelah Pindah Faskes

Setelah berhasil melakukan pergantian faskes BPJS Kesehatan, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan:

1. Aktivasi Faskes Baru

Fasilitas kesehatan baru akan aktif untuk digunakan dalam satu bulan ke depan setelah proses pergantian. Selama menunggu aktivasi, peserta masih dapat berobat di faskes lama.

2. Berobat di Faskes Lama Selama Menunggu Aktivasi

Meskipun telah memilih untuk pindah faskes, peserta masih diperbolehkan untuk berobat di faskes lama selama menunggu aktivasi fasilitas kesehatan baru.

3. Konfirmasi kepada Faskes Baru

Setelah fasilitas kesehatan baru aktif, penting untuk segera mengkonfirmasi kehadiran peserta kepada petugas faskes yang baru. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran penggunaan layanan dan memperkenalkan diri sebagai peserta baru.

Dengan memahami alasan-alasan umum pindah faskes dan langkah-langkah setelahnya, peserta BPJS Kesehatan dapat menjalani proses pergantian faskes dengan lebih lancar dan memastikan pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kesimpulan

Pindah faskes BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui berbagai cara, baik secara online maupun offline. Penting untuk mempertimbangkan dengan matang alasan dan pilihan faskes baru agar tidak perlu melakukan pergantian kembali di masa depan. Dengan mengikuti panduan ini, proses pindah faskes diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi peserta BPJS Kesehatan.